Kamis, 13 Mei 2010

statistika bab 2

Bab II
Beberapa Pengertian dan Istilah dalam statistik

A. Statistika dan Statistik
Di saat sekarang, banyak sekali keputusan dan kebijakan baik pemerintah, lembaga swasta maupun perorangan yang memerlukan statistik dan statitika. Pertanyaan yang mungkin muncul sekarang adalah: Apa yang dimaksud dengan statistik dan statistika itu? Apa perbedaan kedua istilah itu? Kata statistika berakar dari kata Latin status yang berarti negara (bahasa Inggris: state). Pada mulanya statistika semata-mata hanya dikaitkan dengan pemaparan fakta-fakta dengan angka-angka atau gambar yang menyangkut situasi kependudukan dan perekonomian untuk mengambil keputusan politik di suatu negara. Hal tersebut sampai sekarang masih dilakukan.
Pada perkembangannya, makna statistika menjadi ilmu tentang sekumpulan konsep serta metode yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, menyajikan dan menganalisis data serta menarik kesimpulan berdasar hasil analisis data tersebut. Sebagai suatu ilmu, bidang kegiatan statistika meliputi:
1. Statistika deskriptif, yaitu metode-metode yang berkait dengan pengumpulan dan penyajian sekumpulan data, sehingga dapat memberikan informasi yang berguna. Perlu kiranya dimengerti bahwa statistika deskriptif memberikan informasi hanya mengenai data yang dipunyai dan sama sekali tidak menarik kesimpulan yang lebih banyak dan lebih jauh dari data yang ada. Kegiatan memeriksa sifat-sifat penting dari data yang ada itu disebut analisis data secara pemerian (deskripsi). Karenanya bagian statistika demikian dinamakan Statistika Deskriptif atau Statistika Perian. Penyusunan tabel, diagram, modus, kuartil, simpangan baku termasuk dalam kategori statistika deskriptif. Kegiatan itu dilakukan melalui:
a. Pendekatan aritmetika yaitu pendekatan melalui pemeriksaan rangkuman nilai atau ukuran-ukuran penting dari data. Yang dimaksud rangkuman nilai di sini ialah penyederhanaan kumpulan nilai data yang diamati ke dalam bentuk nilai-nilai tertentu. Setiap rangkuman nilai ini disebut statistik. Jadi, statistik menerangkan sifat kumpulan data dalam bentuk nilai yang mudah dipahami, sedangkan statistika adalah suatu ilmu tentang sekumpulan konsep serta metode yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, menyajikan dan menganalisis data serta menarik kesimpulan berdasar hasil analisis data tersebut.
b. Pendekatan geometrik, yaitu melalui penyajian data dalam bentuk gambar berupa grafik atau diagram.
Kedua pendekatan mengakibatkan pembedaan dalam penyajian datanya. Penyajian data pertama menekankan angka-angka dan yang kedua menekankan pada gambar.
2. Statistika inferensi, yang berupa kajian tentang penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan objek yang menjadi perhatian namun hanya atas dasar data sebagian objek inilah yang disebut Statistika Inferensial atau Statistika Induktif. Dengan demikian, Statistika Inferensial menyimpulkan makna statistik yang telah dihitung, dianalisis atau disajikan grafik atau diagramnya tersebut.

B. Pengertian Data dan Macamnya
Pengertian Data  data adalah suatu keterangan atau informasi yang diperoleh dari obyek yang diteliti.
Adapun syarat-syarat data yang baik adalah :
a. Obyektif  Dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya
b. Relevan  Data harus ada hubungannya dengan permasalahan yang akan dipecahkan
c. Up To Date  Data harus tepat waktu seiring dengan perkembangan waktu
d. Reliable  Data harus dapat dipercaya atau dipertanggung jawabkan
e. Respresentif  Data harus mewakili obyek yang diselidiki
Macam-macam data
a. Data kuantitatif yaitu data yangberbentuk bilangan atau angka
b. Data Kualitatif yaitu data yang berupa keterangan atau klasifikasi suatu obyek
Dari hal di atas maka untuk membuat keputusan ataupun kebijakan yang tepat, diperlukan dan dibutuhkan suatu gambaran umum tentang karakteristik dari hal-hal yang berkait dengan persoalan itu. Untuk itu perlu dilakukan pengamatan, pencacahan maupun pengukuran. Himpunan hasil pengamatan, pencacahan ataupun pengukuran sejumlah objek disebut data. Ada juga yang menyatakan bahwa data adalah segala keterangan, informasi atau fakta tentang sesuatu hal atau persoalan. Sedangkan datum adalah keterangan yang diperoleh dari satu pengamatan. Jadi data adalah bentuk jamak dari datum. Untuk selanjutnya akan digunakan istilah data saja karena dengan hanya satu pengamatan saja, sangatlah sulit untuk mengambil kesimpulan. Sebagai contoh, data yang terkait dengan Bapak Jumadi antara lain, warna rambutnya hitam, isterinya 1 orang, banyaknya anak 3 orang, tinggi badannya 167 cm, dan berat badannya 74 kg.
Dari contoh di atas, terlihat bahwa ada data yang berbentuk angka dan ada juga yang berbentuk kategori (atribut).
Contoh data berbentuk angka adalah data yang berkait dengan tinggi badan maupun banyak anak. Data berbentuk angka tersebut biasa disebut dengan data numerik atau data kuantitatif. Sedangkan data warna rambut yang dapat berkategori hitam, putih, coklat maupun pirang disebut data kategorik atau data kualitatif. Secara teknis, dalam statistika hampir semua data diusahakan berbentuk kuantitatif (berupa angka). Sebagai misal, dalam suatu formulir kadang-kadang jenis kelamin dinyatakan dengan kode 1 untuk laki-laki dan kode 2 untuk perempuan. Angka 1 dan 2 pada contoh di atas hanya digunakan untuk membedakan objek laki-laki atau perempuan. Lain dengan Listrik untuk hidup ( on ) angka 1 dan mati ( off ) angka 0
Perhatikan data numerik atau data kuantitatif tentang banyaknya anak dan berat badan di atas. Banyaknya anak bisa 0, 1, 2, 3 … yang didapat dari hasil membilang atau mencacah. Data seperti ini disebut dengan data cacahan. Sedangkan data tinggi badan bisa 71,4 kg namun bisa juga 71,425 kg jika menggunakan alat ukur yang lebih teliti. Data seperti itu disebut data ukuran. Pada intinya, data numerik atau data kuantitatif yang berbentuk angka terdiri atas dua macam, yaitu:
1. Data cacahan atau data diskrit yang diperoleh dari membilang atau mencacah dan datanya berupa bilangan cacah.
2. Data ukuran atau data kontinu yang diperoleh dari hasil mengukur dan datanya berupa bilangan real.

C. Populasi dan Sampel
Perhatikan contoh berikut. Pak Jumadi seorang pedagang beras di pasar ” Bitingan ” , ia akan membeli beras dari beberapa pedangan di pasar tersebut, karena yang ada beberapa karung yang dijanjakan makai Pak Jumadi Menusuk tiap karungnya dengan alat dan mengamatinya. Pertanyaan dapat dimunculkan adalah: Mengapa Pak Jumadi mengamati satu persatu dari karung tersebut ?
Memang benar bahwa Pak Jumadi hanya mengambil segenggam beras, hal ini adalah mewakili dari seluruh isi yang ada di dalam karung tersebut.
Sekarung beras yang mau dibeli Pak Jumadi setiap karungnya merupakan populasi sedangkan segenggam beras merupakan sampel atau contoh.
Pada suatu penelitian, peneliti harus menentukan himpunan objek yang menjadi perhatian atau sasaran penelitiannya. Himpunan objek yang menjadi perhatian atau sasaran penelitian itu disebut populasi. Namun, pada umumnya, jika ukuran populasinya ‘relatif’ besar atau kondisinya tidak memungkinkan, orang lalu mengamati atau meneliti sebagian populasi yang disebut sampel. Kesimpulannya, populasi adalah himpunan semua objek yang menjadi bahan studi, penelitian atau pembicaraan. Sampel adalah himpunan bagian populasi.
Latihan
1. Jelaskan perbedaan antara:
a. Statistika dan statistik.
b. Data kuantitatif dan data kualitatif.
c. Data kategorik dan data numerik.
d. Data ukuran dan data cacahan.
e. Data diskrit dan data kontinu.

2. Perusahaan rokok Janur Hijau ingin mengetahui kualitas rokok jenis keretek yang diproduksinya. Untuk itu, mereka lalu menguji produksinya dengan memberikat beberapa buah ke masing-masing daerah sampai ke kepulauan lain secara Cuma-Cuma. Menurut Anda, apa alasan yang paling mendasar dari pemilik perusahaan tersebut untuk melakukan pemilihan sampel seperti itu?,

3. Koran “Suara Merdeka ” yang merupakan majalah jawa tengah mengirim kuesioner kepada para pelanggan koran tersebut untuk memprediksi Gubernur jawa tengan melalui poling SMS pada masa kerja 2008 – 2012 mendatang. Menurut Anda, apa yang dapat menjadi penyebab kekurang-akuratan hasilnya berkait dengan pemilihan sampelnya?

4. Sebuah perusahaan kosmetika menawarkan hasil produksinya dengan menawarkan barangnya melalui beberapa siswa di SMK, dengan harga sama dengan sales yang ia punya, Menurut Anda, apa yang dapat menjadi penyebab kekurang-akuratan hasilnya berkait dengan pemilihan sampelnya?

5. Sebuah perusahaan mesin cuci menawarkan hasil produksinya dengan menawarkan barangnya melalui beberapa ibu-ibu PKK, dengan harga sama dengan sales , dan tidak dijual di took-toko. Menurut Anda, dengan pemilihan sampelnya akankah bisa berhasil?

Jawab :
Jelaskan perbedaan antara:
a. Statistika dan statistik.
statistika adalah ilmu tentang sekumpulan konsep serta metode yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, menyajikan dan menganalisis data serta menarik kesimpulan berdasar hasil analisis data
statistik adalah mengumpulkan, menyajikan dan menganalisis data tidak menarik kesimpulan


b. Data kuantitatif dan data kualitatif.
Data kuantatif  data yang menunjukkan data yang sebenarnya dan dapat diukur ; Misalkan Jarak Kudus sampai Semarang 56 Km
Data kulitatif  data yang berdasarkan penilaian subyektif; missal Sota Ayam Kudus enak rasanya
c. Data kategorik dan data numerik.
Data kategorik  data yang menunjukkan katagori/ jenis; misalkan warna sepatu merah, hitam dll
Data Numerik  Data yang berupa angka
d. Data Cacah
Data cacahan atau data diskrit yang diperoleh dari membilang atau mencacah dan datanya berupa bilangan cacah.
Data ukuran atau data kontinu yang diperoleh dari hasil mengukur dan datanya berupa bilangan real.
e. Data diskrit dan data kontinu.
Data diskret adalah data yang tercatat dan terbatas
Data kontinu adalah data terus menerus atau berkesinambungan

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda